Kajian dan Penelitian. Bidang ini menyelenggarakan kajian (rutin dan temporal), bedah buku, loka karya, seminar, talk show dan work shop, dengan mendatangkan nara sumber dari tingkatan lokal, regional, maupun nasional, baik untuk internal maupun yang terbuka untuk umum. Selain melakukan penelitian (baik lapangan maupun kepustakaan) yang terkait dengan isu strategis. LAKPESDAM NU Ponorogo telah mampu mendorong terwujudnya kelompok masyarakat kritis yang hingga sekarang terus melakukan pendampingan bagi komunitas civil society –meskipun masih terbatas pada studi club mahasiswa NU.
Pendidikan dan Latihan. Melakukan berbagai Halaqah (circle studies), pendidikan dan pelatihan, seperti: Pelatihan Da’wah HAM, Pelatihan Pers dan Juranistik berbasis HAM, FGD, Asistensi Pendidikan Kritis, Membuat Kelompok Kritis dan Pluralis, yang sasaran utamanya adalah para mahasiswa. Pada tahun 2004 LAKPESDAM NU Ponorogo tercatat sebagai konsorsium daerah JPPR (Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat). Bersama dengan P3M Jakarta menyelenggarakan Bahsul Masail Anti Korupsi (sebagai panitia pelaksana) pada tahun 2004. Di samping itu, LAKPESDAM NU Ponorogo sering kali diminta oleh berbagai instansi baik pemerintah maupun yang non pemerintah untuk menjadi nara sumber, pelatih dan fasilitator dalam berbagai kesempatan dan acara.
Penerbitan dan Informasi. Berusaha menyuguhkan informasi melalui penerbitan, seperti bulletin dwi mingguan.. Selain itu, bidang ini juga mengelola website resmi LAKPESDAM NU Ponorogo.
Advokasi. Membantu dalam pemecahan masalah-masalah HAM dan Demokrasi (baik secara konseptual maupun praktis) yang sedang dihadapi masyarakat dan menerima berbagai bentuk pengaduan. Dalam bentuk kongkret LAKPESDAM NU Ponorogo tergabung dalam anggota konorsium KP2A (Komite Perlindungan Perempuan dan Anak) Ponorogo, dan hingga hari ini bersama dengan beberapa NGO lokal, sedang melalukan percepatan bagi terealisasinya PERDA Buruh Migran. Juga bersama dengan beberapa NGO lokal menggagas sebuah wadah untuk melakukan kerja-kerja advokasi HAM yang lebih praktis dan implementatif: Konsorsium Abu Nawas (Institute for Human Right Studies). Selain itu pada tahun 2006 dipercaya oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur untuk ikut mendampingi Program Aksi Mengatasi Dampak Kenaikan BBM (PAM-DKB) yang direncanakan berjalan selama tiga tahun. Pada awal tahun 2007 LAKPESDAM NU Ponorogo bekerjasama dengan Jaringan Kerja Usaha Bersama (JARKUB) Ponorogo yang difasilitasi oleh Plan Internasional PU Ponorogo mekakukan pendampingan kelompok nelayan di Desa Pager Kidul Kecamatan Sudimoro Kabupaten Pacitan, dengan konsentrasi penguatan kapasitas usaha kelompok terutama dalam pengembangan lembaga keuangan mikro, yang dilakukan selama 4 bulan. Di pertengahan 2007, LAKPESDAM NU Ponorogo ikut andil dalam pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH) di bawah leading sector Depertemen Sosial RI, pada beberapa Kecamatan di Kabupaten Ponorogo, yang direncanakan berjalan selama 6 tahun.
